Pengaduan Santri
Ruang Aman untuk Menyampaikan Aspirasi dan Pengaduan
AISNU Jawa Barat berkomitmen menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, inklusif, dan bermartabat. Melalui layanan Pengaduan Santri, kami memberikan ruang bagi santri, alumni santri, wali santri, pengurus pesantren, maupun masyarakat untuk menyampaikan laporan terkait berbagai permasalahan yang terjadi di lingkungan pesantren.
Setiap pengaduan yang diterima akan diperlakukan secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan, kehati-hatian, objektivitas, dan keadilan. Tim AISNU Jawa Barat akan melakukan verifikasi terhadap setiap laporan sebelum menentukan langkah penanganan yang sesuai.






Tujuan Layanan
Layanan Pengaduan Santri hadir untuk:
Jenis Pengaduan
Kami menerima berbagai bentuk pengaduan yang berkaitan dengan kehidupan santri dan pesantren, di antaranya:
Kekerasan
- Kekerasan fisik
- Kekerasan verbal
- Kekerasan psikis
- Perundungan (bullying)
Pelecehan dan Kekerasan Seksual
- Pelecehan seksual
- Kekerasan seksual
- Eksploitasi
Permasalahan Sosial
- Konflik antar santri
- Konflik dengan pengurus
- Perselisihan yang berdampak terhadap proses pendidikan
Permasalahan Administrasi
- Sengketa administrasi kepesantrenan
- Permasalahan biaya pendidikan
- Dokumen atau data santri
Pelanggaran Hak Santri
- Diskriminasi
- Intimidasi
- Penyalahgunaan wewenang
- Pembatasan hak belajar atau hak beribadah
Pengaduan Lainnya
Apabila permasalahan yang dialami tidak termasuk dalam kategori di atas, Anda tetap dapat menyampaikan laporan melalui formulir yang tersedia.
Siapa yang Dapat Mengajukan Pengaduan?
Layanan ini terbuka bagi:
Alur Penanganan Pengaduan
1. Pengaduan Dikirim
Pelapor mengisi formulir pengaduan secara lengkap beserta informasi pendukung yang tersedia.
2. Verifikasi Awal
Tim AISNU Jawa Barat akan melakukan pemeriksaan awal terhadap kelengkapan dan validitas informasi.
3. Klarifikasi
Apabila diperlukan, tim akan menghubungi pelapor untuk memperoleh informasi tambahan atau dokumen pendukung.
4. Tindak Lanjut
Ditangani oleh tim AISNU Jawa Barat, dikoordinasikan dengan pihak terkait atau direkomendasikan kepada lembaga atau instansi yang memiliki kewenangan lebih lanjut.
5. Monitoring
Tim akan melakukan pemantauan terhadap proses penyelesaian sesuai dengan kewenangan dan perkembangan kasus.
Komitmen Kerahasiaan
AISNU Jawa Barat memahami bahwa keamanan pelapor merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk:
Menjaga kerahasiaan identitas pelapor
Tidak membagikan informasi kepada pihak lain tanpa dasar yang sah atau persetujuan pelapor, kecuali diwajibkan oleh ketentuan hukum yang berlaku.
Melindungi data pribadi sesuai kebutuhan penanganan kasus
Mengedepankan kepentingan terbaik bagi korban dalam setiap proses penanganan
Sebelum Mengirim Pengaduan
Agar proses penanganan berjalan lebih efektif, kami menyarankan Anda menyiapkan informasi berikut:
Kronologi kejadian secara jelas
Waktu dan lokasi kejadian
Identitas pihak yang terlibat (apabila diketahui)
Bukti pendukung seperti foto, video, dokumen, atau tangkapan layar (jika tersedia)
Nomor telepon atau alamat email yang dapat dihubungi untuk proses klarifikasi
Lapor Pengaduan
Setelah Pengaduan Dikirim
Setelah formulir berhasil dikirim:
Catatan Penting
Layanan ini diperuntukkan bagi pengaduan yang disampaikan dengan itikad baik. Penyampaian informasi yang sengaja tidak benar, mengandung fitnah, atau bertujuan merugikan pihak lain bukan merupakan bagian dari tujuan layanan ini dan dapat memengaruhi proses penanganan laporan.
Apabila situasi yang dihadapi mengancam keselamatan jiwa atau memerlukan tindakan segera, segera hubungi layanan darurat atau pihak berwenang setempat sebelum mengirimkan pengaduan melalui halaman ini.
Mari Bersama Mewujudkan Pesantren yang Aman dan Bermartabat
Setiap laporan yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap terciptanya lingkungan pesantren yang lebih baik. Dengan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, AISNU Jawa Barat siap menjadi mitra dalam mendorong budaya pesantren yang aman, saling menghormati, dan menjunjung tinggi martabat setiap santri.